Select Menu

clean-5

Wisata

Budaya

Kuliner

Kerajaan

kota

Suku

» » Karena Aku Masih Membutuhkan Mereka


Karena aku masih membutuhkan mereka, untuk mampu menasehati ku ketika aku khilaf dan terlupa,
Aku masih membutuhkan mereka, karena aku merasa bukan siapa-siapa tanpa seorang teman yang senantiasa mau mencurahkan segenap perhatian dan rasa.

Aku berharap tanpa merasa bergantung, karena kutahu hanya Allah lah yang layak tuk dijadikan tempat aku untuk memohon serta meminta segala bentuk apapun,

Aku berharap bukan karena aku kurang terawasi, justru karena aku selalu merasa terawasi, aku takut dosa kian melumat diri,

Aku berharap agar senantiasa bersama dalam balutan ukhuwah bukan karena manusia,
Karena ku tahu perhatian manusia hakekat sementara
Aku berharap menjalin ukhuwah karena Allah
Karena kutahu Allahlah sebaik-baik penjaga.

Aku masih memerlukan manusia, bukan untuk aku melabuhkan semua ambisi duniawi,
Melainkan hanya sebagai tempat aku intropeksi
Aku berinteraksi maupun menjaga sillaturahmi bukan karena aku ingim dipuji
Melainkan aku ingin agar senantiasa selalu bercermin pada diri.
Untuk itu aku ingin semua mengalir tulus karena Illahi.

Aku yang dhaif masih memerlukan manusia
Untuk itu aku berfikir apa jadinya aku tanpa mereka
Karena kutahu manusia hakekatnya semua sama
Hanya takwa dan keimanan lah yang menjadi pembeda
Beda dihadapan Allah pencipta semesta.

Aku ingin selalu bercermin diri, tak hanya fisik ini yang senantiasa terjaga dengan tata riasan apa pun bentuknya.
Aku ingin agarenantiasa selalu bercermin, Bercermin hati juga jiwa,
Untuk itulah aku masih membutuhkan manusia, mereka juga siapapun yang mampu untuk aku jadikan tempat bercermiin,
karena hakikatnya manusia tempatnya lupa, salah juga dosa.

Aku masih membutuhkan mereka karena teringat akan sabda Rasulullah:
”bahwa seorang mukmin adalah cermin buat saudaranya, ketika keduanya saling bersillaturahim maka sesungguhnya mereka sedang bercermin, dari wajah saudaranyalah ia menemukan kesadaran akan bintik-bintik noda dirii sendiri, disitu pula ia mendapatkan harap kesyukuran dan kebahagiaan.

Apa jadinya manusia bila ia mengenakan bedak maupun lipstik tanpa cermin,
Apa pula rupa seseorang jika ia bersisirpun tanpa menggunakan cermin,
Untuk itu Allah menciptakan manusia agar saling mengingatkan antar satu dengan yang lain.
Untuk itu pula aku masih membutuhkan mereka, untuk sejenak aku berbenah, karena sesungguhnya aku takkan mapu melihat kotoran yang melekat dibelakang baju,
Hanya merekalah yang mampu menilai melihat dan mengoreksi,
Untuk itu aku masih membutuhkan mereka.
Sebagai cerminan diri jika aku terlalu sering lalai dan terlupa.
Thanks a lot To My Murabbi
Ketika ia berkata : “Sesungguhnya seribu teman itu sedikit, namun satu musuh, itu lah yang terbanyak”
Karena aku tak mau sedikit dan tak mau yang banyak,
Untuk itu aku memilih sedikit dan berusaha agar bertambah banyak.
Thanks a Lot, Untuk siapapun pernah meminjamkan kan ku sebilah cermin untuk aku terus berfikir dan memperbaiki diri.
Satu nasehat kan terasa bermakna, jika diniatkan karena Allah ta’ala.

NB: ” Itu Semua karena Aku Masih Masih Membutuhkan Mereka

About -Hanny M.Putri -

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply

tak ada gading yang tak retak, dan tak ada gelas yang tak dapat pecah,
untuk itu KOmentar prlu ntuk mangisi kekurangan yang Ana miliki.

Kerajaan