Select Menu

clean-5

Wisata

Budaya

Kuliner

Kerajaan

kota

Suku

7 Adegan Sinetron Yang Ngawur Tentang Dokter


Siapa yang doyan nonton sinetron? Hayoo ngakuu!!

Personally, I’m not a sinetron lover. Kalau boleh dibilang malah, gue sedih kenapa harus ada sinetron di dunia pertelevisian ini. Kalau soap opera bolehlah, tapi kalau sinetron , BIG NO!! *apa bedanya?*

Tapi, gue beberapa kali terpaksa menonton sinetron yang ditayangkan tiap malam di stasiun TV swasta di Indonesia karena orang rumah gue pada hobi nonton sinetron. Terpaksa deh.

Nah, kalau dilihat2 dan dilirik2, setelah itu ditimang2 dan dicaci maki, ternyata banyak adegan yang istilahnya ‘ngawur’ atau tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Ujung2nya, masyarakat yang nonton tuh acara malah dapat pengertian yang salah mengenai hal yang sebenarnya. *apaan tuh?*

Contohnya adalah dalam dunia kedokteran. Kan banyak tuh sinetron yang membawa hal2 tentang kedokteran di dalam ceritanya. Bukannya malah mendidik, malah menjerumuskan ke jurang ‘salah kaprah”. Apa aja adegannya? Check it out!!

1.ADEGAN SEKARAT

Pernah lihat adegan ini?

“Uhuk..uhuk… Nak…. Ibu sudah tidak kuat lagi… Uhuk..uhuk…. Ibu… uhuk…Ibu pesan… uhuk… jaga adik-adikm uhuk..uhuk… u…… aaaah…”. Mati deh!!

Kenyataannya:

Gak pernah ada pasien sekarat yang terbatuk-batuk saat ajal menjemput.

Kalau pun ada, kenapa harus pakai batuk? Masa setiap adegan sekarat semua sinetron pakai adegan batuk? Apa gak bosan? Coba kalo kreatif dikit, sekali-sekali pakai bersin.

“Hatchiii….hatchii… Ibu sudah tidak kuat lagi… hatchiii!!! Ibu…hachi… ambilkan tisu, Nak.. hatchi… jaga adik-adikm…hatchiiii… u…aaaaahatchiii…”

2. CABUT INFUS SEENAK UDELNYA

Pernah lihat adegan ini?

“Aaaah… kenapa gue tiba-tiba di rumah sakit? Selang-selang apa ini, menempel di tubuh gue? Gue harus melarikan diri sekarang!”

Lalu aktor/aktris itu mencabut selang oksigen dan, parahnya, mencabut selang infus dengan sekali tarik.

Kenyataannya:

CROOOOT!!! Bisa mandi darah kalau jarum abbocath (jarum infus yang masuk ke pembuluh darah) ditarik paksa seperti itu!

Bayangkan adegan ini di dunia sebenarnya :

“Aaaah… kenapa gue tiba-tiba di rumah sakit? Selang-selang apa ini menempel di tubuh gue? Gue harus melarikan diri sekarang!”

Lalu aktor/aktris itu mencabut selang oksigen dan parahnya mencabut selang infus dengan sekali tarik.

Dokter tiba-tiba masuk.

Dokter : “Oh.. kamu sudah sadar..”

CROOOOT!!! Darahnya muncrat ke muka dokter itu.

Dokter : “MY EYES!!! MY EYES!!! I’M BLIND!!!”

3. ADEGAN OPERASI MATA

Burem… burem… Enam detik kemudian, penglihatan si pasien sudah sangat jelas.

Pertama, tidak ada yang namanya cangkok bola mata. Yang ada cangkok kornea atau lapisan bening yang ada di bagian depan mata, and, please, gak pernah ada yang setelah matanya dibuka langsung bisa melihat. Mereka harus melewati proses pemulihan dulu.

Jangan sampai ada yang tanya gini ke dokter mata, “Dokter, setelah Ibu saya dioperasi cangkok kornea ini, kok masih gak langsung bisa melihat jelas? Kok nggak kayak di TV, ya?”

Kalo seperti ini, siapa yang mau disalahkan? Palingan jatuh-jatuhnya, si dokter harus menjelaskan proses yang sebenarnya kepada pasien dan keluarganya sampai mulut berbusa-busa.

Dan satu lagi, kalau operasi mata itu, yang dibalut cuma matanya aja. Perbannya gak sampai keliling kepala. Emangnya mau main mumi-mumian?

4. AMNESIA

Kecelakaan lalu amnesia atau lupa ingatan.

“Gue dimana? Lu siapa? LU SIAPA???” kata penderita pada seseorang di depannya.

“Gue adalah ….. majikan lu,” jawab orang itu dengan wajah serius.

Dan dalam waktu sekejap, tiba-tiba kepala penderita amnesia itu terbentur lagi saat hendak berdiri dari tempat tidur — dan langsung ingat semua!

“Hey! Lu bukan majikan gue! Lu kan pembantu gue!!!”

Pembantu : “Oops!”

5. BALUT LUKA

Kalau kecelakaan, pasti jidatnya dibalut semua sampai melingkar keliling kepala, ditambah darah boongan, bulat dan merah, tepat menodai kain kassa pembalut luka.

Umm… boong banget, nih. Kalo bekas Betadine, sih, bolehlah. Tapi kalau darah merah? Berarti lukanya gak diobatin, dong!

“Papa… kau terluka!”

“Papa… jidatmu sedang datang bulan!”

6. OPERASI

Kalau yang namanya di ruang operasi, dokter itu nggak pernah ada yang pake jas putih dokter doang! Pasti ganti baju operasi yang steril. Warna dan modelnya beda! Ini, jas dokter bekas ngupil juga main masuk aja!

Pernah juga pas sedang melakukan operasi, dokternya keluar-masuk cuma buat nemuin keluarga pasien!

“Ibu… anak Ibu mau kita operasi sekarang.”

Dokternya masuk lagi ke ruang operasi, terus keluar lagi.

“ Ibu…apakah anak Ibu menderita penyakit lain?”

Dokternya masuk lagi, keluar lagi.
“Ibu… perutnya sudah kita sayat. Apakah anak Ibu pernah menderita bisul?”
Pokoknya, itu dokter keluar masuk ruang operasi pake baju jas dokternya dengan bertanya hal-hal yang nggak penting.
Kalau sempat ada dokter begini di kehidupan nyata, tuh dokter udah disate, ‘kali!

7. RUANG ICU

Ruang ICU isinya cuma oksigen doang! Buset, ini ICU dimana? Kilimanjaro?
ICU itu banyak instrumen-instrumen, seperti alat bantu pernafasan, alat monitor jantung, dan sebagainya.
Yaaah, mungkin properti-nya sulit, ya? But, who cares?!!! Tetap tidak sesuai dengan realita. Pembohongan publik? Mungkin. Buktinya ada yang dirugikan karena ini. Dokter , yang terpaksa berkali-kali menjelaskan ke pasien sampai berbuih mulutnya.


Semoga para pecinta sinetorn tidak dibutakan oleh aktor/aktrisnya yang biasa aja cakep2. Setiap informasi yang ada di sinetron, harap disaring dulu yaa, jangan ditelan bulat2.

Sumber dokpapakirimsalam